Di Tengah Efisiensi Anggaran, Pemko Padangsidimpuan Siapkan Rp2,5 Miliar untuk Rumah Dinas Wakil Wali Kota, LPJU Tetap Jadi Paket Terbesar

PADANGSIDIMPUAN – Pemerintah Kota Padangsidimpuan yang dipimpin Wali Kota Dr. H. Letnan Dalimunthe, SKM, M.Kes bersama Wakil Wali Kota H. Harry Pahlevi Harahap tercatat menganggarkan sedikitnya Rp41,53 miliar untuk 20 paket pengadaan terbesar dalam Rencana Umum Pengadaan (RUP) Tahun Anggaran 2026.

Berdasarkan data RUP yang ditelusuri, alokasi terbesar diarahkan untuk pembayaran rekening listrik Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU), termasuk uang jaminan langganan dan biaya penyambungan di seluruh wilayah Kota Padangsidimpuan. Paket tersebut menelan anggaran mencapai Rp6,48 miliar.

Besarnya dana yang dialokasikan menunjukkan bahwa kebutuhan penerangan jalan masih menjadi salah satu fokus utama pemerintah daerah. Selain menunjang aktivitas masyarakat pada malam hari, LPJU juga berperan penting dalam mendukung keamanan, keselamatan pengguna jalan, serta pelayanan publik.

Namun di tengah sederet program yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat, terdapat satu paket pengadaan yang cukup menyita perhatian, yakni pembangunan rumah dinas Wakil Wali Kota Padangsidimpuan dengan nilai anggaran mencapai Rp2,5 miliar.

Proyek tersebut masuk dalam daftar 20 paket pengadaan terbesar yang telah direncanakan pemerintah kota untuk tahun 2026.

Kehadirannya berpotensi memunculkan sorotan publik, terutama di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang terus didorong pemerintah pusat maupun daerah guna mengoptimalkan belanja yang berdampak langsung kepada masyarakat.

Selain proyek LPJU dan pembangunan rumah dinas wakil wali kota, sejumlah paket bernilai besar lainnya tersebar di berbagai sektor strategis. Mulai dari pembangunan dan rehabilitasi jalan, pembangunan jembatan, peningkatan jaringan irigasi, rehabilitasi bendung, pengadaan obat-obatan, hingga pembangunan fasilitas kesehatan.

Sektor kesehatan mendapatkan porsi anggaran yang cukup signifikan melalui pembangunan sarana penunjang rumah sakit dan pengadaan kebutuhan farmasi. Sementara itu, sektor infrastruktur tetap menjadi salah satu penyerap anggaran terbesar melalui berbagai proyek fisik yang direncanakan pemerintah daerah.

Pemko Padangsidimpuan juga mengalokasikan anggaran untuk mendukung layanan kebersihan lingkungan, termasuk pengadaan armada operasional dan berbagai kebutuhan pendukung lainnya. Di sisi lain, peningkatan layanan pemerintahan berbasis digital turut mendapat perhatian melalui penyediaan akses internet dan infrastruktur teknologi informasi.

Untuk mendapatkan penjelasan mengenai dasar penentuan prioritas serta urgensi sejumlah paket pengadaan tersebut, awak media telah menghubungi Sekretaris Daerah Kota Padangsidimpuan, Rahmat Marzuki.

Permintaan konfirmasi yang dikirim pada Rabu (4/6/2026) melalui aplikasi perpesanan diketahui telah diterima. Namun hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat tanggapan ataupun penjelasan resmi yang diberikan terkait sejumlah paket pengadaan bernilai besar tersebut. (Tim)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini