Obrolannews.id | Kampar || Praktik busuk diduga terjadi secara terang-terangan di Satpas Polres Kampar 06/05
Berdasarkan investigasi langsung awak media yang menyamar sebagai pemohon SIM, terungkap adanya dugaan pungutan liar (pungli) yang berlangsung secara terstruktur, sistematis, dan terencana.
Pemohon berinisial FRB awalnya diarahkan mengikuti prosedur umum, yakni mengurus surat keterangan sehat dengan biaya Rp35 ribu dan tes psikologi sebesar Rp100 ribu. Namun, proses yang seharusnya berjalan transparan justru berubah menjadi ajang transaksi gelap.
Di tengah proses, muncul seorang oknum berinisial Pwn yang menawarkan “jalur cepat”. Dengan nada tegas, oknum tersebut menyebut bahwa tanpa bantuan dari dalam, pembuatan SIM hampir mustahil dilakukan.
“Kalau tidak ada yang bantu, pasti tidak bisa,” ucapnya kepada pemohon.
Tak tanggung-tanggung, FRB diminta mengeluarkan uang tambahan sebesar Rp550 ribu yang diduga sebagai “setoran ke dalam”. Dugaan ini mengarah pada praktik pungli yang tidak hanya melibatkan satu orang, tetapi berpotensi menjadi jaringan di dalam sistem pelayanan.
Yang lebih mencengangkan, awak media juga menemukan bahwa fasilitas ujian praktik nyaris tidak difungsikan sebagaimana mestinya. Tidak terlihat adanya proses uji kemampuan berkendara yang menjadi syarat utama penerbitan SIM.
Fakta ini memperkuat dugaan bahwa SIM dapat diperoleh tanpa melalui tahapan uji teori dan praktik yang sah. Artinya, banyak pengendara di jalan raya berpotensi tidak memiliki kompetensi dasar dalam berlalu lintas.
Ini bukan sekadar pelanggaran administratif—ini ancaman nyata bagi keselamatan publik.
Jika SIM bisa “dibeli”, maka jalan raya dipenuhi oleh pengendara yang tidak memahami aturan.
Kecelakaan bukan lagi risiko, melainkan konsekuensi yang tak terhindarkan.
Publik kini menunggu sikap tegas dari Kapolres Kampar dan Kasat Lantas. Apakah dugaan praktik kotor ini akan dibongkar, atau justru dibiarkan menjadi rahasia umum?
Kasat lantas polres kampar 06/05, ketika dikonfirmasi awak media mengatakan, Selamat siang pak, Terima kasih sudah wa kami pak, Segera kami cek terlebih dahulu pak” jawab kasat melalui WA. (red)

