obrolannewd.id, Delitua – Pasca kebakaran hebat yang melanda sebuah pabrik mainan dan plastik di Jalan Ladang, Gang Perdamaian, Kelurahan Kedai Durian, Kecamatan Medan Johor, pada Sabtu (20/6/2026) sekitar pukul 19.00 WIB.
Hingga kini, membuat petugas pemadam kebakaran masih berjibaku dengan si jago merah yang menimbulkan asap tebal berwarna hitam.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Medan, Wandro Abadi Agnellus Malau mengatakan bahwa pihaknya menerjunkan puluhan unit pemadam kebakaran dari markas pusat dan seluruh unit pelaksana teknis ( UPT) di Kota Medan.
“Lebih kurang 12 unit pemadam kebakaran yang dikerahkan untuk memadamkan api yang hanguskan pabrik mainan dan plastik,” ucap Wandro Abadi Agnellus Malau saat ditemui awak media dilokasi, Minggu (21/6/2026).
Tak hanya itu, pihaknya mendapatkan bantuan sebanyak dua unit pemadam kebakaran terdiri dari Damkar Deli Serdang dan Damkar Binjai.
“Untungnya ada bantuan dari Damkar Deli Serdang dan Damkar Binjai, menerjunkan satu unit mereka,” ujarnya.
Wandro menjelaskan bahwa pihaknya mengalami kesulitan dikarenakan tidak adanya sistem pemadam kebakaran serta tandon air.
“Karena gak ada persediaan air membuat kita kesulitan, sehingga mengambil air dari sungai Deli melalui pompa isap kita,” ungkapnya.
Untuk saat ini, api sudah berhasil di padamkan, namun banyak bahan yang mudah terbakar di dalam pabrik tersebut menyimpan api.
“Pabrik ini mudah terbakar dan menyimpan api, pabrik ini beroperasi plastik dan mainan, sehingga api berulang-ulang timbul kembali,” lanjutnya.
Menurutnya, api masih aktif di bagunan lantai dua, karena ada pengolahan biji plastik mainan.
Lebih lanjut, wandro menjelaskan penyebab kebakaran hebat ini berasal supplier trafo untuk perusahaan terbakar.
“Kami dapat informasi karena supplier trafo di dalam pabrik meledak hanguskan seluruh pabrik,” tuturnya.
Wandro mengungkap pihaknya mengalami terkendala dikarenakan unit mobil pemadam kebakaran rusak.
“Tiga unit mobil pemadam kebakaran mengalami kerusakan karena membantu operasional dari belawan hingga saat jadi sebanyak tiga unit yang rusak,” lanjutnya.
Sementara itu, sebanyak tiga unit rumah permanen mengalami terdampak kebakaran dari pabrik plastik dan mainan tersebut. Pihaknya dengan sigap memutuskan jalur api.
“Unit rumah yang terdampak dari kebakaran pabrik dari belakang perusahaan ini, petugas memotong jalur api sehingga tidak semakin terdampak ke lainnya, jadi ada tiga unit rumah tangga terdampak. Kejadian tadi malam petugas kecamatan sebanyak 11 kepala keluarga yang diungsikan, dimana terjadinya perambatan ke bangunan warga lainnya,” ucapnya.
Untuk saat ini tidak ada korban jiwa dari kebakaran hebat hanguskan pabrik plastik dan mainan.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, tiga unit rumah permanen ini hanya hangus dibagian atap rumahnya. ( Yan )

