MEDAN, Obrolannews.id — Dugaan aktivitas gudang penampungan solar dan tempat pengolahan atau “masak” minyak mentah kembali mencuat di kawasan Jalan Kapten Rahmad Buddin, Klumpang, Kecamatan Hamparan Perak.
Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media dari warga sekitar, lokasi yang disebut-sebut milik seorang pria berinisial Yu alias Go tersebut diduga masih beroperasi. Warga yang rumahnya tidak jauh dari lokasi mengaku melihat aktivitas kendaraan yang keluar-masuk gudang hampir setiap hari.
“Setiap hari ada mobil keluar masuk gudang,” ujar warga kepada awak media.
Aktivitas kendaraan yang disebut berlangsung secara rutin tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai jenis kegiatan yang sebenarnya dilakukan di dalam lokasi tersebut, terlebih muncul informasi mengenai dugaan penampungan solar serta tempat pengolahan minyak mentah.
Awak media kemudian berupaya melakukan konfirmasi langsung kepada Yu alias Go pada Rabu (16/9/2026) untuk memperoleh penjelasan mengenai aktivitas di lokasi.
Namun, ketika dikonfirmasi terkait dugaan tersebut, Yu alias Go memberikan jawaban singkat.
“Mohon di-crosscheck saja, Bang, apa kegiatan di dalam.”
Pernyataan tersebut belum menjelaskan secara rinci mengenai jenis usaha maupun aktivitas yang berlangsung di dalam gudang.
Jika benar terdapat aktivitas penyimpanan atau pengolahan minyak tanpa izin, persoalan tersebut tentu membutuhkan perhatian dan pemeriksaan dari instansi berwenang, terutama terkait legalitas usaha, asal-usul bahan bakar atau minyak yang ditampung, serta aspek keselamatan dan lingkungan.
Masyarakat pun berharap aparat penegak hukum tidak hanya menunggu laporan, tetapi melakukan pengecekan langsung ke lokasi apabila informasi mengenai dugaan aktivitas tersebut dinilai memenuhi dasar untuk dilakukan pemeriksaan.
Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak berwenang terkait legalitas maupun hasil pemeriksaan terhadap lokasi yang disebut berada di Jalan Kapten Rahmad Buddin, Klumpang, Hamparan Perak tersebut.
Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi Yu alias Go maupun pihak terkait lainnya untuk memberikan penjelasan atas pemberitaan ini. (Tim)

