3 Kali Diteror Rumah Eks Cawalkot Sibolga di Medan Diserang OTK, Mobil Dibakar dan  Dilempari Batu

obrolannews.id, Sibolga — Teror terhadap keluarga Fadhil Thoib Hutagalung di Komplek Green House Jl Merpati Sei Sikambing kembali terjadi.
Rumah pria yang pernah maju sebagai calon wali kota Sibolga pada Pilwalkot 2024 itu didatangi orang tak dikenal (OTK) pada Jumat (11/9/2026) sekitar pukul 03.00 WIB.

Aksi kali ini membuat kaca mobil Fadhil pecah setelah diduga dilempari batu. Keluarga juga menemukan dua batu berukuran besar yang diduga digunakan dalam penyerangan.

Tak hanya sekali, Fadhil mengaku teror terhadap dirinya sudah terjadi tiga kali.

Aksi pertama terjadi pada 29 Oktober 2023, saat dirinya mencalonkan diri dalam Pilwalkot Sibolga. Saat itu, mobilnya diduga disiram bensin hingga terbakar. Kejadian tersebut membuat Fadhil dan keluarganya memilih pindah rumah.

Namun, teror kembali terjadi di rumah barunya pada 30 Juli 2026, ketika rumah tersebut kembali menjadi sasaran lemparan batu.

Terbaru, aksi kembali terjadi pada Jumat dini hari. Berdasarkan rekaman CCTV, empat orang yang diduga pelaku terlihat datang menggunakan helm, jaket hitam, dan masker.

Fadhil mengaku bingung dengan alasan di balik aksi tersebut. Ia menyebut dirinya sudah kalah dalam kontestasi Pilwalkot Sibolga dan saat ini bekerja di luar Sumatera Utara.

“Kenapa saya yang diteror? Saya juga tidak tahu,” demikian inti keterangannya.

Pihak keluarga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polrestabes Medan dan berharap para pelaku segera terungkap.

Istri korban, Tifani May Lova berharap polisi serius mengungkap dan menangkap pelaku penyerangan rumahnya.

“Semoga pihak kepolisian serius dan tanggap dalam menangani kasus ini agar pelaku nya cepat ditemukan. Karna ini bukan teror kali pertama, jgn sampai teror seperti ini akan terus terjadi bg jika tidak ada efek jera bagi pelaku,” harapnya ketika dihubungi Medan Cyber, Minggu (13/9/2026)

Sebab jika pelaku terus dibiarkan berkeliaran bukan tidak mungkin bakal ada penyerangan lebih serius lagi ke kediamannya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Adrian Risky Lubis disebut belum memberikan respons terkait laporan tersebut saat dikonfirmasi.

Siapa sebenarnya pelaku di balik teror berulang ini? Apa motifnya?
Publik kini menunggu hasil penyelidikan kepolisian. ( Tim )

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini