obrolannews.id, Medan – Kecelakaan lalu lintas beruntun terjadi di Jalan Tengku Amir Hamzah, tepatnya di depan Kampung Kecil, Kelurahan Helvetia Timur, Kecamatan Medan Helvetia.
Peristiwa tabrakan beruntun itu melibatkan tiga kendaraan ini terjadi pada Senin, 14 September 2026, sekira pukul 20.30 WIB.
Kasat Lantas Polrestabes Medan membenarkan terjadinya kecelakaan tersebut. Dalam kejadian itu, satu orang mengalami luka ringan, sementara tidak ada korban jiwa.
Kerugian materiel akibat kecelakaan ini ditaksir mencapai Rp 25 juta.
Widodo menjelaskan kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan ini adalah satu unit mobil Suzuki Ertiga bernomor polisi BK 1270 IR, satu unit sepeda motor Yamaha Nmax bernomor polisi BK 5057 AKB, dan satu unit mobil Toyota Avanza bernomor polisi BK 1047 DE.
Identitas dan korban luka yakni :
– Muhammad Imran (35), pegawai swasta, pengemudi mobil Suzuki Ertiga BK 1270 IR, warga Jalan Sei Arakundo, Medan Petisah, tidak mengalami luka.
– Maulana Akbar (25), swasta, pengendara sepeda motor Yamaha Nmax BK 5057 AKB, warga Dusun III, Jalan Karya Bakti, Gg Teratai, Kecamatan Sunggal, mengalami luka ringan.
– Gusti Ramanda Kandau (33), driver online, pengemudi mobil Toyota Avanza BK 1047 DE, warga Dusun IV, Desa Sipispis, Kabupaten Serdang Bedagai, tidak mengalami luka.
Kasat Lantas mengungkap berdasarkan kronologi, sebelum terjadinya kecelakaan, pengendara mobil Suzuki Ertiga BK 1270 IR, menyenggol pengendara sepeda motor Yamaha Nmax BK 5057 AKB di Jalan TA Hamzah menuju Jalan Kapten Muslim, sehingga menyebabkan pengendara sepeda motor terjatuh ke aspal.
Usai kejadian tersebut, pengendara mobil Suzuki Ertiga melaju dan menabrak mobil Toyota Avanza BK 1047 DE yang saat itu dalam kondisi berhenti di pinggir jalan.
Akibat tabrakan itu, kedua mobil mengalami kerusakan. Mobil Suzuki Ertiga mengalami kerusakan pada bagian depan hingga airbag keluar.
Sementara mobil Avanza mengalami kerusakan pada bagian belakang sebelah kanan.
Beruntungnya, kecelakaan lalu lintas tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.
“Untuk saat ini pengembangan mobil Ertiga kurang konsentrasi saat mengendarai mobil hingga menabrak dua kendaraan,” ujar AKBP SL Widodo saat dikonfirmasi wartawan Selasa (15/9/2026).
Hingga kini, petugas telah menangani peristiwa tersebut dan melakukan sejumlah tindakan, di antaranya cek TKP, membuat sket TKP, mencari rekaman CCTV, mengamankan barang bukti, serta mengumpulkan identitas para pihak yang terlibat dalam kecelakaan lalu lintas. ( Red )

