BIREUEN, Obrolannews.id — Kecelakaan lalu lintas beruntun melibatkan empat kendaraan terjadi di Jalan Lintas Medan–Banda Aceh, Desa Tingkeum Manyang, Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, Senin (14/9/2026) sekitar pukul 05.10 WIB.
Peristiwa yang terjadi saat waktu subuh dan kondisi sekitar masih gelap tersebut melibatkan satu unit truk Colt Diesel Kopdes Merah Putih, satu unit Dump Truck Tronton, Mitsubishi Xpander Cross, dan Daihatsu Ayla.
Kecelakaan diduga bermula saat truk Colt Diesel B 9402 XNZ yang dikemudikan Renilda (47), melaju dari arah Medan menuju Banda Aceh.
Sesampainya di lokasi kejadian, pengemudi truk diduga mengantuk hingga kehilangan kendali. Kendaraan kemudian melebar ke kanan jalan dan masuk ke jalur kendaraan dari arah berlawanan.
Truk tersebut kemudian bertabrakan dengan Dump Truck Tronton BL 9625 ZA yang dikemudikan Hasan Basri (58). Benturan kembali terjadi ketika truk Colt Diesel menghantam Mitsubishi Xpander Cross BL 1826 ZE yang dikemudikan Teuku Muslem (52).
Setelah terguling, truk Colt Diesel kembali bertabrakan dengan Daihatsu Ayla BK 1906 AAN yang dikemudikan Tomy Zulfiansyah (35).
Akibat kecelakaan beruntun tersebut, seluruh kendaraan mengalami kerusakan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Dari empat orang yang terlibat, satu orang mengalami luka ringan dan tiga lainnya mengalami trauma akibat kecelakaan. Kerugian material sementara diperkirakan mencapai Rp200 juta.
Dari pemeriksaan awal, seluruh pengemudi diketahui menggunakan sabuk keselamatan. Namun, pengemudi Mitsubishi Xpander Cross dan Daihatsu Ayla diketahui tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).
Sementara pengemudi truk Colt Diesel dan Dump Truck Tronton diketahui memiliki SIM BII Umum.
Satlantas Polres Bireuen Bergerak Cepat
Pasca menerima laporan kecelakaan, personel Satlantas Polres Bireuen bergerak cepat mendatangi lokasi kejadian.
Petugas langsung melakukan penanganan di TKP, mulai dari melakukan olah tempat kejadian perkara, mengecek kondisi para korban, mengamankan kendaraan yang terlibat, hingga melakukan pengumpulan bahan keterangan dari sejumlah saksi.
Tindakan cepat tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan kecelakaan berjalan sesuai prosedur serta mengantisipasi gangguan terhadap arus lalu lintas di jalur utama Medan–Banda Aceh.
Empat kendaraan yang terlibat kecelakaan kemudian diamankan sebagai barang bukti untuk kepentingan penyelidikan dan penanganan lebih lanjut.
Kondisi jalan di lokasi diketahui berupa jalan aspal yang lurus dengan permukaan kering. Ruas tersebut merupakan jalan dua arah dengan situasi arus lalu lintas sedang. Cuaca cerah, namun kecelakaan terjadi pada waktu subuh ketika kondisi sekitar masih gelap.
Dugaan awal, faktor pengemudi mengantuk menjadi salah satu pemicu kecelakaan. Kendati demikian, penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses pendalaman oleh Satlantas Polres Bireuen.
Petugas selanjutnya melakukan proses administrasi penanganan perkara dan menyiapkan laporan polisi serta perkembangan kasus untuk dilaporkan kepada pimpinan.
Kecepatan personel Satlantas Polres Bireuen dalam merespons kejadian menjadi langkah penting dalam memastikan korban segera ditangani, kendaraan diamankan, kondisi TKP didata, serta arus lalu lintas tetap dapat dikendalikan.
Kepolisian mengingatkan seluruh pengguna jalan, khususnya pengemudi kendaraan berat, agar tidak memaksakan diri mengemudi dalam kondisi lelah maupun mengantuk.
Sebab, kehilangan konsentrasi hanya dalam hitungan detik dapat menyebabkan kendaraan keluar jalur dan memicu kecelakaan beruntun yang mengancam keselamatan banyak orang.
Peristiwa di Kuta Blang ini menjadi pengingat keras bahwa keselamatan berkendara harus menjadi prioritas. Kondisi fisik pengemudi, kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, serta kewaspadaan menjadi faktor penting untuk mencegah kecelakaan di jalur lintas Medan–Banda Aceh. (021)

