​Diduga Anak Bupati dan Anak Eks Dirut BUMD Beserta Selebgram terseret Dugaan Pesta Narkoba di Pekanbaru Gegerkan Publik

Obrolannews.id | PEKANBARU — Jagat media sosial kembali gempar menyusul mencuatnya isu dugaan pesta narkoba di salah satu Tempat Hiburan Malam (THM) di Kota Pekanbaru.

Tidak tanggung-tanggung, kasus yang diduga terjadi pada Sabtu malam (23/5/2026) ini ikut menyeret nama selebgram tersohor asal Pekanbaru berinisial SA alias CS, bersama sejumlah anak pejabat daerah.

‎​Berdasarkan rumor yang beredar liar di platform digital, operasi senyap yang dilancarkan Satresnarkoba Polresta Pekanbaru tersebut berhasil menjaring beberapa pengunjung. Di antaranya diduga merupakan anak dari Bupati Kabupaten Pelalawan, serta anak dari mantan Direktur Utama (Dirut) BUMD Kabupaten Pelalawan.

‎​Selain mengamankan para terduga, aparat kepolisian dikabarkan turut menyita sejumlah barang bukti di lokasi kejadian, termasuk narkotika jenis ganja kering beserta alat yang diduga kuat digunakan untuk berpesta.

‎​Jejak Rekam Kelam Sang Selebgram

‎​Sorotan tajam masyarakat tak lepas dari rekam jejak SA alias CS. Belum hilang dari ingatan, selebgram ini sebelumnya pernah divonis bersalah oleh Pengadilan Negeri Pekanbaru pada 19 Maret 2025 atas kasus penganiayaan anak di bawah umur di Mal SKA Pekanbaru yang terjadi akhir 2023 lalu.

‎​Kala itu, SA dijatuhi hukuman empat bulan masa percobaan. Kini, belum lama menghirup udara bebas tanpa bayang-bayang kasus hukum, namanya kembali mencuat dalam pusaran skandal narkoba yang melibatkan lingkaran elite daerah.

‎​”Kalau memang benar ada penggerebekan, publik berhak tahu siapa saja yang diamankan dan bagaimana proses hukumnya. Jangan sampai ada tebang pilih,” desak salah seorang warganet yang menyuarakan keresahan publik di media sosial.

‎​Polisi Janji Buka Suara Sore Ini
‎​Meski isu ini sudah terlanjur menggelinding bak bola salju, pihak berwenang tampaknya masih berhati-hati dalam memberikan keterangan.

‎​Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Kombes Pol I Putu Yudha Prawira, saat dikonfirmasi mengaku belum mendapatkan laporan mendalam terkait insiden tersebut.

‎​”Saya tidak ada datanya,” ujar Kombes Putu Yudha singkat, Senin (25/5/2026).

‎​Di sisi lain, titik terang mulai muncul dari jajaran Polresta Pekanbaru. Kasatresnarkoba Polresta Pekanbaru, AKP Noki Loviko, memastikan bahwa kepolisian tidak akan menutup-nutupi kasus ini dan siap memberikan penjelasan resmi kepada publik.

‎​”Nanti sore akan dirlis langsung oleh Bapak Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Muharman Arta,” ungkap Noki saat dihubungi pada Selasa pagi (26/5/2026).

‎​Sementara itu, Bupati Pelalawan yang namanya ikut terseret lantaran dugaan keterlibatan sang anak, hingga kini masih memilih bungkam dan belum memberikan respons saat dihubungi oleh awak media.

‎​Hingga berita ini diturunkan, spekulasi liar masih terus berkembang di tengah masyarakat. Publik kini menanti pembuktian dan transparansi dari Polresta Pekanbaru dalam konferensi pers hari ini untuk mengungkap tabir di balik dugaan pesta narkoba di Riau ini. (red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini